Nama Besar belum tentu Customer Servicenya Bagus

By | August 11, 2015

customer serviceSaat ini telah menjamur yang namanya “ecommerce” di Indonesia, dari yang perorangan (kita sepakat dulu untuk perorangan nya yang benaran atau recommended), perusahaan kecil sampai perusahaan besar, semua berlomba-lomba membuat “ecommerce”.

Tapi apabila kita bandingkan pelayanan customer service nya dari perorangan, perusahaan kecil dan perusahaan gede, maka yang masih bagus adalah perorangan, dan yang paling parah adalah perusahaan gede.

Disini kita ambil dua nama besar gramedia.com milik Toko Buku Gramedia / Kompas Gramedia Group dan mataharimall.com milik Lippo Group, kedua nya adalah group besar bukan?

Saya lalu mencoba membeli barang di kedua “ecommerce” tersebut, lalu saya bertanya2 ke customer service / customer care nya via email yang tercantum di website nya yang katanya adalah email customer service. Disini kita sepakat dulu kalo customer service adalah tempat untuk kita bertanya dan mereka akan menjawab nya.

Case 1 : Gramedia.com

Kejadian ini kalo tidak salah pada tgl 30 Mei 2015, sebelumnya saya mohon maaf karena emailnya ternyata sudah saya hapus, sehingga tidak bisa memberikan bukti screen capture nya.

Saya kirim email ke customer service gramedia.com utk menanyakan kenapa voucher yang saya peroleh dari gramedia tidak dapat digunakan, dan baru dibales oleh customer service nya 3 hari kemudian.

Case 2 : Mataharimall.com

Nah, kalo yang ini saya masih punya emailnya.

matahari1matahari2

Pada tanggal 5 juli 2015, saya mendapatkan voucher lagi, lagi-lagi voucher, lalu saya coba beli barang di mataharimall.com, dan disana tertera untuk pengiriman adalah 1 – 3 hari untuk jabodetabek (tapi baru saja saya buka, ternyata sudah diubah utk pengiriman jabodetabek adalah 4 – 7 hari).

Karena saya di jabodetabek, dan pada tanggal 6 juli 2015 saya belum dapat barang yang saya pesan, lalu saya iseng untuk bertanya dengan email ke customer service, dan customer service nya baru bales pada tanggal 8 juli 2015, jadi 2 hari kemudian.

Jadi dari sini saya dapat menarik kesimpulan bahwa “ecommerce” yang dimiliki oleh group gede / perusahaan gede yang memiliki segunung uang untuk memperkerjakan karyawan, blom tentu dapat memberikan pelayanan yang bagus di customer service nya, malah saya banyak denger kasus-kasus yang sama dengan yang saya alami, dan juga ada yang lebih parah.

Alangkah baiknya para pemilik “ecommerce” dapat memperhatikan customer service nya, dimana menurut saya max adalah 24jam sudah harus menjawab pertanyaan dari customer.

Mari kita bersama-sama terus memperbaiki kinerja dan kesalahan-kesalahan yang terjadi, demi terciptanya dunia “ecommerce” yang baik di Indonesia.

Tulisan ini merupakan pengalaman penulis, tidak bermaksud untuk menjelek-jelekan suatu brand tertentu. Penulis mohon maaf apabila ada kesalahan, mohon dikoreksi apabila ada kesalahan data yang tidak disengaja.

(Visited 204 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *